ENI KUSRINI,S.Pd

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

MENGGAPAI MIMPI YANG TERTUNDA

MENGGAPAI MIMPI YANG TERTUNDA

Hari ini aku harus bangun lebih pagi. Karena jam lima pagi aku harus sudah berada di terminal bis Damri, kalau tidak inginketinggalan bis yang menuju Bandara Adisucipto Yogyakarta. Meski penerbangan ke Jakarta masih jam 12 siang,, tapi bis yang dari kebumen langsung menuju ke bandara Adisucipto Yogyakarta, berangkat jam lima pagi. Tak apalah, nanti menunggu agak lama di bandara sebelum pesawat berangkat, daripada aku harus terburu buru karena takut ketinggalan pesawat. Perjalanan dari Kebumen ke Yogyakarta hanya memakan waktu sekitar 4 jam. Itu artinya saya akan tiba di bandara sekitar jam sembilan pagi. Berarti saya masih harus menunggu 3 jam sebelum pesawat berangkat.

Setelah semua persiapan selesai, dan yakin tidak ada yang ketinggalan, aku pun diantar suami menuju terminal bis damri. Anak anak berebut menyalami dan memelukku saat aku pamit berangkat. Meski sering sekali aku tinggal mereka untuk dinas luar, tetapi tetap saja selalu ada binar kesedihan saat mereka aku tinggalkan. Ya maklumlah, mereka harus lebih mandiri dan mempersiapkan semua keperluannya sendiri saat aku berada di luar kota. Meskipun tidak sampai menangis saat aku pamit, tapi dari tatapan mata dari anak anakkku, aku tau mereka berharap ibunya cepat pulang dan tidak terlalu lama berada di luar kota. Ah, anak anak yang sangat mandiri ini, tidak mau memberatkan langkah ibunya saat harus menjalankan tugas negara. Dan ini adalah satu hal yang sangat aku syukuri, karena Allah telah mengaruniai kami, anak anak yang hebat.

Tiba di terminal bis Damri, ternyata masih sepi. Setelah pamit dan mencium tangan suamiku, akupun bergegas turun dari mobil dan berjalan menuju bis yang ternyata sedang bersiap siap untuk berangkat. Aku melihat salah satu temanku sedangmeasukkan tas di bagasi bis. Aku meihatkebeberapa sudut terminal dan mencari temanku yang lain, tapi tidak aku temukan. Dan ternyata, memang temanku baru satu yang datang. Tak apalah, mungkin mereka masih dalam perjaanan.Toh keberangkatan bis ini masih 15 menit lagi. Akupun bergegas mendekati temanku dan segera mengikuti temanku memasukkan tas ke dalam bagasi bis. Setelah itu kamipun naik bis dan duduk bersebelahan, bercerita sambil menunggu teman kami datang.

Pukul 06.30 tepat bis yang kami tumpangi berangkat. Perjalanan dari kebumen menuju bandara Adisucipto Yogyakarta kami lalui dengan gembira. Bercanda dan tertawa bersama teman teman disepanjang perjalanan membuat kami tidak merasa lelah. Kami berempat memang bekerja di satu kantor yaitu di sanggar kegiatan belajar (SKB) Kabupaten Kebumen, sebagai tenaga pendidik yaitu tenaga fungsional Pamong Belajar. Hari ini kami mendapat undangan bimbingan teknik (Bimtek) penulisan buku, dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan DirektoraPembinaab Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Kami berempat sangat bahagia mendapatkan undangan ini. Mengingat bahwa kesempatan untuk bisa menulis dan dilatih oleh orang orang dari kementrian adalah kesempatan yang luar biasa. Tidak semua pamong belajar memperoleh kesempatan ini. Makanya kami sangat bersemangat untuk berangkat ke jakarta, meski harus menempuh perjalanan jauh dan meningalkan keluarga. Tak apalah, kan ini demi kebaikan kami semua.

Tidak terasa, bis yang kami tumpangi sampai juga di Bandara Adisucipto Yogyakarta. Kami bergegas turun, mengambil barang barang kami dari bagasi, dan masuk menuju bandara untuk check in. Penerbangan kami masih lama. Tapi tak apalah, karena kami bisa menunggu kedatangan pesawat yang akan kami tumpangi itu dengan sangat nyaman di bandara. Bandara sekarang berbeda sekali dengan bandara yang dulu. Bandara sekarang sangat bersih, indah, nyaman, dan yang penting banyak spot spot yang bisa digunakan untuk berfoto. Sudah jamannya, hampir disetiap perjalanan, orang selalu menyempatkan diri untuk berfoto, kemudian diposting di media sosial seperti facebook, instagram, status whatshapp, atau hanya untuk sekedar disimpan untuk kenangan sendiri. Makanya, disetiap perjalanan yang dilakukan, biasanya akan mencari tempat tempat yang bagus untuk mengabadikan kenangan saat melakukan perjalanan. Kamipun demikian. Setelah puas berfoto ditempat tempat yang kami anggap indah, kami segera masuk kedalam bandara untuk check in. Jangan sampai, karena kesyikan berfoito kami jadi ketinggalan pesawat. Bisa kacau semuanya.

Akhirnya saat yang kami tunggu pun tiba. Pesawat Garuda yang akan kami tumpangi telah siap. Kami berempat segera naik kie pesawat. Ini adalah pesawat garuda pertama yang saya tumpangi. Sebelumnya saya tidak pernah melakukan penerbangan mengggunakan pesawat garuda. Entah kenapa kali ini saya ingin sekali naik pesawat ini. Mungkin supaya saya tidak penasaran lagi, jadi saya putuskan untuk naik pesawat ini.. Penerbangan selama satu jam ini terasa sangat cepat kami lalui. Kami pun tiba di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng. Setelah turun dari pesawat dan berjalan cukup jauh, kami pun mendapatkan taksi yang akan membawa kami ke tempat kegiatan, yaitu di Hotel Allium Kota Tangrang. Kami segera mendaftar ulang ke panitia penyelenggara, menyerahkan semua berkas yang dibutuhkan dan mendapat kamar hotel yang akan kami guanakan dalam 4 hari selama kami mengikuti kegiatan Bimtek Penulisan Buku ini.

Setelah beristirahat sejenak, kamipun mengikuti kegiatan pembukaan bimtek penulisan buku, yang selanjutnya akan diikuti dengan kegiatan pemberian materi, mulai dari materi umum tentang Profesi dan Karir Jabatan Fungsional, hingga materi khusus tentang bagaimana kami bisa menulis buku dengan mudah. Meski lelah dan mengantuk kami mengikuti kegiatan ini dengan semangat dan antusias. Karena ilmu dan informasi yang disampaikan oleh para pemateri sangat bermanfaat bagi kami. Baik bagi pengembangan karir kami, maupun bagi kemampuan kami dalam meningkatkan ketrampilan dan keahlian. Kegiatan malam itu diakhiri pada pukul 22. 30 WIB. Hingga kami diijinkankan untuk beristirahat di kamar, untuk menyusun dan melanjutkan kegiatan esok harinya, hingga kegiatan ini selesai.

Materi Hari kedua mulai terfokus pada materi penulisan buku. Materi ini dibawakan oleh team media guru, team ini sangat solid dan berkompeten dalam bidang menulis dan menghasilkan karya. Materi yang disampai oleh narasumber adalah tentan bagaimana menulis buku dengan mudah. Saya sangat bersemangat mengikuti materiini. Kami diajari bagaimana caranya menulis buku dan diberi tantangan untuk bisa menulis satu buku dalam satu bulan. Awalnya kami semua terperangah, kaget dan merasa tantangan ini tidak mungkin kami lakukan. Bagaimana ungkin kami bisamenulis satu buku dalam satu bulan, jika sebelumnya kami hampir tidak pernah melakukan kegiatan menulis. Janganakan menulis buku, menulis artikelpun saya tak pernah.

Akan tetapi seteah diberi begitu banyak contoh keberhasian teman teman yang pada awalnya belum pernah menulis, tetapi bisa menghasilkan banyak buku, maka kamipun menjadi yakin bahwa kami juga pasti bisa. Sesuai dengan slogan dari pemateri bahwa untuk bisa menulis, harus awalnya dipaksa, akan tetapi lama lama jadi biasa, dan akhirnya hasilya luar biasa.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

search